SELEKSI TENAGA KERJA SDM
TUGAS RESUME
ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM
“Seleksi
Tenaga Kerja (SDM)”
Disusun oleh :
Dafit
Indra Putra
NIM: 23155020
Dosen
Pengampu:
Dr. Jasrial, M.Pd.
Dr. Fetri Yeni J., M.Pd
PROGRAM TEKNOLOGI PENDIDIKAN
FAKULTAS PASCA
SARJANA
UNIVERSITAS NEGERI PADANG
2024
SELEKSI TENAGA KERJA (SDM)
A. Seleksi
1. Pengertian seleksi
Seleksi adalah usaha pertama yang harus dilakukan perusahaan untuk memperoleh karyawan yang qualified dan kompeten yang akan menjabat serta
mengerjakan semua pekerjaan pada perusahaan tersebut. Kiranya hal
inilah yang mendorong pentingnya pelaksanaan seleksi penerimaan karyawan baru
bagi setiap perusahaan. Pelaksanaan seleksi harus dilakukan secara jujur,
cermat dan obyektif supaya karyawan yang diterima benar-benar qualified untuk menjabat dan mengerjakan
pekerjaan itu.
2.
Tujuan seleksi
a.
Karyawan yang qualified
dan potensial.
b.
Karyawan yang jujur dan
disiplin.
c.
Karyawan yang cakap dengan penentuan yang tepat.
d.
Karyawan yang trampil
dan bergairah bekerja.
e.
Karyawan yang dinamis
dan kreatif.
f.
Karyawan yang inovatif dan bertanggungjawab sepenuhnya.
g.
Karyawan yang loyal
dan berdedikasi tinggi.
h.
Karyawan yang mudah dikembangkan pada masa depan.
i.
Karyawan yang dapat bekerja secara
mandiri.
j.
Karyawan yang mempunyai perilaku
dan budaya malu.
3. Kualifikasi yang menjadi dasar
seleksi
a. Keahlian
b. Pengalaman
c.
Umur
d. Jenis kelamin
e. Pendidikan pelatihan
f. Keadaan fisik
g. Tampang
h. Bakat
i.
Temperamen
j.
Karakter
beberapa kriteria sebagai dasar dalam mengadakan seleksi, yaitu
sebagai berikut:
1)
Seleksi berpedoman pada analisis jabatan
2)
Seleksi harus efektif
dan efisien
3)
Seleksi berpedoman pada perencanaan SDM
4)
Seleksi harus memperhatikan
peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan seleksi harus
memperhatikan peraturan.
5) Seleksi harus dilaksanakan
objektif dan jujur
4.
Cara seleksi
a.
Non ilmiah
Unsur-unsur yang diseleksi biasanya
adalah:
1) Surat lamaran
bermaterai atau tidak.
2) Ijazah sekolah
dan daftar nilainya.
3) Surat keterangan pekerjaan dan pengalaman.
4) Referensi atau rekomendasi dari pihak yang dapat dipercaya.
5) Wawancara langsung dari pelamar yang bersangkutan.
6) Penampilan dan keadaan
fisik pelamar.
7) Keturunan dari pelamar
yang bersangkutan.
8) Tulisan pelamar.
b.
Metode ilmiah
Seleksi ilmiah hendaknya dilaksanakan dengan cara:
1) Metode kerja yang jelas dan sistematis.
2) Berorentasi kepada
prestasi kerja.
3) Berorientasi kepada kebutuhan riil karyawan.
4) Berdasarkan kepada job analysis, dan ilmu sosial lainnya.
5) Berpedoman kepada
undang-undang perburuhan.
5. Proses seleksi
a.
Seleksi Administrasi
1) Surat lamaran
yang ditulis tangan
2) Fotocopy ijazahyang telah disahkan oleh yang berwenang
3) Daftar riwayat
hidup
4) Akademik transkip
atau NEM bagi SLTA
5) Kartu tanda bukti bagi pendaftaran diri pada kantor departemen
tenaga kerja
6) Pas foto sesuai
permintaan
7) Fotokopi KTP
8) Surat keterangan pengalaman kerja
9) Surat keterangan berlakukan baik dari kepolisisan
10) Surat keterangan kesehatan dari dokter
11) Surat pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah
Indonesia
12) Dan lain yang dianggap
perlu
b. Wawancara pendahuluan
c. Formulir lamaran
pekerjaan
1) Data pribadi
2) Status pelamar,
3) Pendidikan dan keterampilan yang dimiliki dan yang pernah
diikutinya
4) Riwayat pengalaman,
5) Referensi atau rekomendasi.
6) Tanda tangan,
7) Berdasarkan data yang dihasilkan dalam formulir lamaran
akan dapat diketahui
gambaran sementara dari Calon tenaga kerja, apakah
bertanggung jawab, disiplin berkemampuan dan berpengalaman.
d. Pemeriksaan referensi
1) Tanggal masuk tenaga kerja
tersebut di perusahaan
2) Jenis pekerjaan
dan jabatan yang pernah
dipegang
3) Daftar absensi
dan daftar penilaian pekerjaan
4) Posisi tenaga
kerja pada saat keluar
perusahaan
5) Alasan mengadakan pemutusan hubungan kerja
6) Kompensasi
yang diterima selama bekerja
e. Tes psikologi
Tes psikologi dapat digolongkan menjadi lima macam.
1) Tes kecerdasan (Intelegences
test),
2) Tes prestasi (Ahievement
test),
3) Tes bakat (Aptitude test),
4) Tes minat (Interest test
5) Tes kepribadian (Personality
test),
f. Wawancara lanjutan
1) Potencial
improvement,
2) Skill profile
achievement,
3) Personality
attitudeSpecivik values,
g. Pemeriksaan kesehatan
h. Persetujuan atasan
langsung
i.
Tes atau pemeriksaan kesehatan
6.
Kendala-kendala dalam seleksi
a. Tolok
ukur
b. Penyeleksi
c. Pelamar
7. Orientasi karyawan
Orientasi
atau perkenalan bagi setiap karyawan baru harus dilaksanakan untuk menyatakan
bahwa mereka betul-betul diterima dengan tangan terbuka menjadi karyawan yang
akan bekerja sama dengan karyawan lainnya pada perusahaan itu.
8.
Seleksi dalam perspektif ekonomi Islam
Seleksi
calon karyawan pada prinsipnya adalah membandingkan spesifikasi karyawan yang
diinginkan dengan calon karyawan. Dengan
kata lain, prinsip
utama seleksi adalah membandingkan man spec dengan kriteria yang dimiliki calon karyawan serta
menggali kompetensi yang dimiliki calon karyawan sesuai dengan job spec yang diinginkan.
Komentar
Posting Komentar